Kunjungan Advokasi Perempuan GMKI Ke SPPQT



Sharing bersama Bidang Perempuan SPPQT/Endang. 
Salatiga, caping- Sabtu (5/8), Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah (SPPQT) mendapatkan kunjungan dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dalam agenda pelatihan advokasi perempuan. Kegiatan yang diikuti 14 orang dari GMKI dengan 3 pendamping itu dilaksanakan di gedung Garuda SPPQT. Ketiga pendamping tersebut yakni David Sitorus, Ricky Gili, dan Melvian. Rombongan dari GMKI ditemui oleh bidang perempuan SPPQT Siti Harsun, Hanik Widyastuti, dan Endang Dwijayanti serta ketua SPPQT Abdul Rohim.

Dalam kesempatan ini baik dari pihak SPPQT dan GMKI saling sharing bersama membedah persoalan perempuan. Selain itu juga tujuan utama kunjungan ini adalah untuk belajar mengenai pengorganisasian perempuan serta terkait dengan dasar-dasarmenjadi basis gerakan.

“Salah satu masalah utama petani yaitu kemiskinan, tidak hanya laki-laki tetapi juga perempuan. Kemudian kuatnya budaya patriarkhi di masyarakat, dimana konstruksi tersebut memunculkan stereotype terhadap perempuan. Selain itu yang tidak kalah penting adalah kajian mengenai reproduksi. Hal ini sangat penting sekali diketahui dan dipahami, bagaimana perempuan mengenali tubuhnya. Tiga pokok persoalan itu menjadi basis dalam gerakan kita. Saat ini ada 143 kelompok perempuan termasuk KWT yang bergabung,” tutur Siti Harsun.

Dalam kesempatan itu, harsun juga menyampaikan pentingnya melakukan pendampingan terhadap kasus KDRT dan perkosaan seperti yang selama ini telah dilakukan SPPQT.  “Masyarakat meminta kepada kami untuk mendampingi, saat itu pada kasus pemerkosaan dan KDRT. Berbeda dengan kasus pemerkosaan yang cepat tuntas, mengenai pendampingan hukum KDRT sulit sekali terselesaikan. Karena berdampak juga terhadap ekonomi perempuan meskipun dilain sisi ada tekanan secara psikis. Pernah menempuh jalan damai tetapi kasus itu terulang lagi,” tambahnya.

Interaksi dalam forum berjalan dengan proses tanya jawab, bagaimana menganalisis dan berbagi bersama pengalaman perempuan. “Sekarang kalian bisa menyimpulkan berdasarkan pengalaman dari sharing bersama ini, setidaknya memiliki gambaran. Ketika menghadapi permasalahan seperti ini kalian harus bagaimana, setidaknya ada perubahan cara pandang,” tambah David.
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia(GMKI) berkunjung ke Qaryah Thayyibah/Endang.


Total peserta dalam pelatihan diikuti oleh 28 orang dibagi tiga kelompok, masing-masing kelompok mengunjungi tempat berbeda dengan pendamping masing-masing. Tiap individu berasal dari wilayah yang berbeda, mereka menjadi perwakilan tiap kota dan berbaur dalam pelatihan. Kunjungan berakhir pukul 14.00 WIB ditutup melalui penyerahan kenang-kenang dari GMKI untuk SPPQT. /(Penulis: Endang, Editor: Edy)
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :