Membuka Kembali Kasus 33 Tahun Silam, Kedung Ombo

Warga Kedung Ombo menuntut ganti rugi tanah yang belum selesai.
Semarang.caping.lsdpqt.org – Tiga bus datang dari Sragen di Kantor Gubernur Semarang pada Rabo (26/4) pukul 11.00. Bus mengangkut para petani korban Waduk Kedung Ombo dari Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Sudah 33 tahun mereka merasa dirugikan karena ada beberapa hal yang belum terselesikan, diantaranya uang ganti rugi yang tidak layak serta pelanggaran HAM.

“ Ada beberapa hal yang harus diusut dan dibuka kembali agar masalah Waduk Kedung Ombo ini cepat terselesaikan.”, kata Arif Burhan selaku koordinasi lapangan aksi tersebut . Lebih lanjut Arif menjelaskan bahwa aksi ini meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secepatnya meninjau ulang (Surat Gubernur Jawa Tengah Nomor 660.1/01457 tanggal 27 Januari 2003) perihal penjelasan penanganan Waduk Kedung Ombo.

“Termasuk didalamnya proses pembebasan tanah selesai, itu tuntutan pertama.”, kata Arif menambahkan. “Membuka kembali penyelesaian permasalahan akibat pembangunan Waduk Kedung Ombo di Kabupaten Sragen.”, kata Arif lebih lanjut disebutkan bahwa tuntutan kedua, mendesak Gubernur Jawa Tengah sebagai pihak berwenang (amanat pasal 13 ayat 1 UU No.32 Th 2004 dan pasal 1 ayat 3 PP No. 25 Th. 2000) untuk membentuk tim pencari fakta yang profesional dan objektif untuk segera turun ke lapangan melihat kondisi proses kemiskinan, pengisolasian dan pembodohan sosial, ekonomi efek dari pembangunan Waduk Kedung Ombo.

Ketiga, mendesak Gubernur Jawa Tegah dan Komnas HAM agar secepatnya mengusut pelanggaran HAM yang merenggut korban akibat pembangunan Waduk Kedung Ombo di Sragen.
Keempat, mendesak pemerintah provinsi untuk merelokasi warga Kedung Ombo yang hidup darurat di pinggir genangan Waduk Kedung Ombo.

Kelima, mendesak pemerintah provinsi untuk memberi ganti rugi berupa uang tunggu di Kabupaten Sragen semenjak belum adanya penyelesaian.
Massa aksi mendesak untuk bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tetapi Ganjar sedang dinas luar kota. Tuntutan tersebut akhirnya bergeser ke gedung sebelah. Gedung DPRD, disanalah warga sekitar Waduk Kedung Ombo menyampaikan kembali beberapa tuntutan yang diinginkan.

Chamim salah satu perwakilan dari pendengar suara rakyat mengatakan “hal tersebut akan disampaikan ke Ganjar Pranowo dan sesegera mungkin kami mengirim tim kusus untuk melihat langsung area sekitar Waduk Kedung Ombo, Kabupaten Sragen”. Merasa puas dengan jawaban tersebut pendemo berangsur membubarkan diri tapi dengan syarat bahwa sekitar dua mingg lagi akan datang bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo./RR
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :