KEDUNGOMBO MELUAP LAGI, PETANI TERANCAM GAGAL PANEN





Kondisi rumah yang tergenang luapan air Kedungombo
Salatiga, 5 februari 2017 - Waduk kedungombo kembali meluap setelah beberapa hari turun hujan lebat. Luapan air waduk sudah menggenangi beberapa rumah warga sejak rabo (1/2). Dalam pantauan tim Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah yang datang melihat lokasi genangan kemarin (4/2), air sudah menggenangi setidaknya beberapa desa di Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali. Air yang menggenang sudah memasukin rumah-rumah warga di desa Mlangi. Warga desa terpaksa mengungsi dan membuat tenda darurat. Selain rumah, air juga menggenangi sebagian besar lahan pertanian. Sehingga, petani di Mlangi terancam gagal panen. 

Selain mlangi, beberapa desa lainnya juga tergenang. Salah satu yang lainnya adalah desa Guyuban yang berada lebih ke selatan. Bahkan jalan desa ini juga banyak yang terputus oleh genangan air. Genangan air juga mengisolir beberapa warga dan satu situs makam nyi ageng serang.  Beberapa warga desa di Guyuban juga terpaksa mengungsi ke tempat yang tidak digenangi. 

Selain Boyolali, beberapa lahan pertanian di desa Miri Kabupaten Sragen juga tergenangi air luapan Kedungombo. Dampak luapan ini juga memaksa petani di Miri untuk memanen awal tanamannya dan sisanya terancam gagal panen. 

Dengan kondisi demikian, maka SPPQT meminta dan menghimbau kepada pihak PSDA provinsi Jawa Tengah untuk segera membuka pintu air waduk Kedungombo agar warga segera bisa kembali ke rumah masing-masing dan dapat memanen tanamannya. (edy)
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :