Kunjungan KPA Wilayah Jawa Tengah dalam Rangka Menuntut Distribusi Lahan ke BPN

WhatsApp-Image-20160519 (1)
Add caption
Semarang. Caping. Delapan orang perwakilan KPA wilayah Jawa Tengah hari ini, Kamis (19/5) berencana akan melakukan kunjungan ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jakarta. Delapan orang perwakilan tersebut diantaranya lima orang dari Serikat Tani Independen Pemalang (STIP), Pemalang dan tiga orang lagi dari Himpunan Tani Masyarakat Barjarnegara (Hitambara), Banjarnegara. Rencana kunjungan mereka adalah dalam rangka meminta BPN untuk segara melakukan redistribusi tanah yang statusnya masih menggantung hingga sekarang di dua wilayah, yakni Pemalang dan Banjarnegara.

Adapun dua lahan tersebut ialah, pertama di Desa Kendal Rejo dan Desa Klarean, Kecamatan Petaruhan, Kabupaten Pemalang, yang statusnya sudah menggantung dari tahun 2010 dan kedua, di Desa Punggelan, Karangsari Jembangan, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara yang sudah menggantung satusnya semenjak tahun 2011.

Lahan seluas sekitar 150 Ha di Kecamatan Petaruhan, Pemalang tersebut adalah bekas HGU PT. Mackenzie yang dulunya adalah bekas perkebunan kelapa. Lahan ini sudah habis masa HGU-nya pada tahun 2010. Semenjak itu, tidak ada lagi kejelasan dari pemerintah terkait status lahan tersebut. Sementara, lahan seluas 79,3 Ha yang berada di Desa Punggelan, Banjarnegara tersebut adalah bekas perkebunan PT. Pakis Haji Banyumas. HGU Perusahaan tersebut sudah habis semenjak tahun 2011.

Karena tidak adanya kejelasan soal status lahan di dua wilayah tersebut. Maka hari ini, Kamis (19/5), delapan orang perwakilan KPA wilayah Jawa Tengah mendatangi BPN untuk meminta kejelasan status lahan tersebut. Mereka meminta, BPN dengan segera melakukan redistribusi lahan tersebut kepada petani penggarap di sana. Alasan mereka meminta dikarenakan tanah tersebut adalah tanah terlantar bekas perkebunan, sehingga negara harus mendistribusikannya kepada petani yang sudah menggarap lahan tersebut.

sumber: kpa.
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :