KRIMINALISASI AGRARIA TERJADI LAGI, AKTIVIS KPA DAN PETANI DITAHAN

Suasana pelatihan pemetaan partisipatoris
Sragen. Caping. Koordinator KPA Wilayah Jawa Timur, Ubed Anom pada Sabtu, 28 Mei 2016 telah ditahan di Polsek Sambirejo, Sragen, Jateng. Sampai berita ini diturunkan, Ubed bersama dua petani yang mengikuti pelatihan, Sugiyo dan Sularno masih ditahan. Alat pelatihan seperti GPS, sepeda motor dan alat tulis dan kertas plano juga turut dibawa oleh Polsek Sambirejo. Hal ini sebagaimana release yang disampaikan Koordinator KPA Nasional, Iwan Nurdin

Mereka bertiga dijemput paksa. Saat kejadian tengah berlangsung Pelatihan Reforma Agraria dan Pemetaan Partisipatif Anggota KPA se-Jawa Tengah-Yogyakarta. Pelatihan ini telah berlangsung sejak Senin lalu di Sambirejo, Sragen.

Menurut kepolisian, mereka ditahan terkait: 1) Mengadakan pelatihan tanpa ada surat pemberitahuan ke kepolisian setempat; 2) Melakukan pemetaan tanpa surat resmi dari kejaksaan; 3) Polisi bertindak atas laporan dari pihak PTPN IX Sambirejo.

Lokasi pelatihan merupakan basis serikat tani Forum Peduli Kebenaran dan Keadilan Sambirejo (FPKKS), yang merupakan area konflik agraria seluas 425 hektar antara warga di 8 (delapan) desa di Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah dengan pihak PTPN IX Sambirejo. Konflik ini sudah berlangsung sejak tahun 1965. Delapan desa yang terlibat konflik meliputi; Sukorejo, Jambeyan, Sambi, Dawung, Sambirejo, Kadipiro, Musuk dan Jetis. Hingga saat ini konflik tanah di Sambirejo belum menemui titik terang penyelesaian yang adil bagi warga.

Nampaknya represi ala Orde Baru telah dihidupkan kembali oleh rezim ini. Kebebasan telah dihilangkan./jb


SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :