Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah

Anak-anak KBQT dalam sebuah kegiatan
Pendidikan merupakan salah satu hak dasar manusia dimana mereka hidup dalam dunia ini, membaca, menulis dan berhitung merupakan pondasi utama manusia untuk mengenal ilmu pengetahuan. Seharusnya pendukung proses pendidikan oleh semua pihak, tetapi kenyataannya masih ada ketimpangan antara harapan dan kenyataan, sehingga kesenjangan penyelenggaraan dalam pendidikan menjadi semakin terbentang jauh dari harapan yang ingin kita raih..Bukan sekedar menyekolahkan anaknya dengan biaya murah, tetapi konteks alternative disini untuk anak-anak di pedesaan khususnya anak-anak petani, karena pada kenyataannya bahwa pendidikan untuk anak-anak petani di pedesaan tidak begitu mendapatkan ruang atau kurang terperhatikan.

Dalam hal ini sudah dapat kita lihat bahwa kita sebagai manusia “lemah”, dari kenyataan inilah kita mengambil langkah untuk membangkitkan semangat hidup. Kenyataan ini perlu kita sikapi dengan tegas untuk memberikan yang terbaik untuk kehidupan anak anak didalam masyarakat, pemenuhan pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Keberlangsungan proses pendidikan menjadi sebuah kemungkinan bukan sebuah keniscayaan jikalau proses tersebut dikelola oleh masyarakat bersama komunitasnya. Hal ini merupakan jalur alternative untuk memenuhi hak dasar pendidikan yang layak dan bermartabat bagi setiap warga Negara.

Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah merupakan salah satu pilihan metode pembelajaran alternative bagi masyarakat,Pembelajaran ini merupakan bentuk dan ekspresi dari keinginan dan minat anak tanpa ingin mengarahkan yang kadang justru menjadikan anak menjadi tidak berkembang atau kecerdasannya menurun hanya gara- gara kita salah dalam memberikan metode pembelajaran.Dalam kegiata belajar warga diberikan kebebasan untuk memilih sesuai dengan minat dan keinginannya sehingga anak akan merasa nyaman dan senang tanpa terbebani oleh pelajaran yang sebenarnya tengah dia pelajari.sehingga pendidikan alternative ini menjadi sangat mungkin untuk dilakukan bersama komunitas desa, hal ini dapat berjalan dari beberapa aspek. Pengelolaan sekolah merupakan salah satu unsur pokok dalam penyelenggaraan proses pendidikan yang kita langsungkan, hal lain yang tidak kalah penting adalah adanya keterlibatan masyarakat sekitar.

Komunitas belajar Qaryah Thayyibah merupakan wadah bagi siapa saja untuk belajar dalam rangka mengembangkan diri. Komunitas belajar ini lahir, berdiri, dan berkembang di tengah-tengah masyarakat kalibening yang memiliki kultur desa tetapi secara administratif berada di wilayah kota salatiga. Komunitas belajar qaryah thayyibah ini berdiri tahun 2003 dan masih aktif aktif hingga sekarang.

Komunitas belajar ini didirikan dari masyarakat, di hidupkan oleh masyarakat, dan didedikasikan setinggi-tingginya untuk kebaikan dan kemaslahatan masyarakat. Istilah komunitas mengindiksikan bahwa komunitas belajar diadakan oleh dan merupakan bagian dari masyarakat itu sendiri.

Visi 
Terwujudnya Komunitas BelajarQaryah Thayyibah yang mandiri, dan berbasis lokal yang mengutumakan pendidikan budi pekerti, ketrampilan yang bermutu berkeadilan dan berkeadaban.

Menjadi wadah sekaligus teman bagi seluruh warga belajar agar berani memilih untuk menjadi orang yang berani, jujur, kritis, progresif, mandiri, adil, berdaya, berpikir merdeka, toleran, mau bekerja keras, dan berpihak pada kaum terpinggirkan.

Misi 
Melakukan gerakan menuju terwujudnya masyarakat yang kondusif bagi terwujudnya warga yang berkeadaban mulia.
Memperjuangkan adanya waktu dan kesempatan bagi seluruh warga belajar untuk berpikir merdeka dan berkeadilan sehingga setiap manusia berkesempatan untuk berkembang sesuai dengan potensi dan bakat yang bisa diasah dan dikembangkan menurut kebutuhannya.
Memperjuangkan adanya keadilan dan kesetaraan bagi seluruh warga belajar untuk melakukan perencanaan, aksi, evaluasi, refleksi dan penetapan target dengan jujur dan tanpa tekanan dari siapapun dalam rangka menyiapkan masa depan mereka.

Kegiatan 
Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah berkegiatan setiap hari dengan jadwal dan jenis kegiatan sesuai dengan rencana dan jadwal yang di susun masing-masing warga belajar. 

Jenis kegiatannya adalah pembelajaran setara SMP ,SMU, Taman Bacaan Masyarakat, AsuhanDini Tumbuh Kembang Anak/ADITUKA, Pemberdayaan perempuan,Forum-Forum sesuai bakat dan potensi warga belajar, AsuhanDini Tumbuh Kembang Anak, dan Forum belajar pasca SMU/ Universitas Kehidupan,Forum yang ada meliputi forum musik, teater,film, komputer, ,computer,multimedia, Bulletin elalang, sanggar,menulis,pertanian,tari,filsafat,handicraft,English dll

Konsep Pembelajaran
Berbasis pada masyarakat 

KOMUNITAS ini mengedepankan peran serta masyarakat dalam mengelola pendidikan membuka lebar-lebar kepada masyarakat untuk memberi dukungan, bantuan bahkan kontrol terhadap mutu dan pola pembelajaran yang berlaku. Masukan dari masyarakat secara terus menerus diharapkan menjadi materi dan bahan pertimbangan untuk senantiasa menjaga mutu dan kualitas pendidikan.
komunitas ini menjadikan masyarakat, lingkungan dan alam di sekitar lembaga pendidikan sebagai media pembelajaran warga belajar diberi kesempatan untuk belajar pada masyarakat, lingkungan dan alam sekitar agar dalam kesadarannya tertanam bahwa dirinya bukan bagian yang terpisah dari masyarakat, lingkungan dan alam sekitarnya. Dengan demikian masyarakat, lingkungan dan alam sekaligus menjadi laboratorium berbagai mata pelajaran bagi murid.
Komunitas ini menempatkan sekolah, masyarakat khususnya wali murid dan murid sebagai elemen untuk bersama-sama membangun mutu dan kualitas pendidikan. Sekolah, wali murid dan murid harus duduk bersama untuk membahas kemajuan pembelajaran, keluhan yang dirasakan, serta persoalan yang dihadapi masing-masing. Dengan demikian komunikasi antara sekolah, murid dan wali murid terus berlangsung dengan baik. Kelancaran komunikasi diharapkan bisa mempermudah penyelesaian persoalan yang timbul. Selain itu komunikasi yang lancar adalah modal utama untuk membangun kualitas pendidikan.

Berbasis teknologi 
konsep ini mengedepankan penguasaan teknologi terutama teknologi informasi. Seiring dengan perkembangan teknologi maka segenap ilmu pengetahuan bisa iperoleh dengan cepat. Informasi bertukar dan berubah berkejaran dengan waktu. Dalam hal ini Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah berupaya agar bagaimana murid bisa menguasai teknologi informasi dengan murah, terjangkau dan bisa diandalkan. Ketersediaan teknologi informasi tidak bisa dielakkan. Adalah tidak bijak jika membiarkan anak didik tertinggal dalam teknologi informasi sementara mereka diharuskan sukses hidupnya.
Konsep ini mengupayakan agar anak memperoleh pengetahuan tidak hanya dari buku paket. Anak bisa membangun alam pengetahuan mereka melalui internet sehingga pandangan mereka lebih luas. Bahkan internet merupakan pustaka digital yang senantiasa berkembang dari waktu ke waktu.
Teknologi yang berkait langsung dengan lingkungan di mana anak tinggal juga perlu dipelajari. Sebagai anak yang tinggal di daerah pertanian maka mereka perlu dibekali berbagai macam teknologi pertanian, mulai berproduksi, pengolahan hasil, pengepakan hingga bagaimana mereka membangun strategi untuk menang di pasar. Dengan demikian mereka bisa menjual hasil pertanian dalam bentuk olahan sehingga harganya lebih baik. Teknologi tidak musti mahal dan dimiliki sedikit orang.

Alamat :

Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah Kaibening ini beralamat di Jl, RM Said No 12 Kalibening, Tingkir Kota Salatiga.

SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :