Mengenal Pesawat Amphibi Rusia

Berkas:Be-200ES multirole amphibious aircraft (2).jpg
Brrrrr...Beriev Aircraft keluar dari air
Dalam operasi penyelamatan dan pencarian pesawat Air Asia QZ8501, Pemerintah Rusia mengirimkan armada pesawat Amphibi. Pesawat ini memiliki keistimewaan bisa landing dan take off di perairan. Hal ini sangat memudahkan ketika pesawat hendak naik atau turun tidak harus terpaku dengan ketersediaan bandara. Karena landasan di perairan atau di lautan tidak terbatas panjangnya.

Menurut sebuah artikel di National Geografi, Produk perusahaan Rusia, Beriev Aircraft Company, ini dirancang untuk menjalankan beragam tugas, sebagai pemadam kebakaran, menjalani fungsi SAR, patroli keamanan laut, hingga membawa penumpang ataupun kargo. Harga per unitnya 40 juta dollar AS atau setara Rp 500 miliar.

Informasi lain menyebutkan bahwa amphibi ini dipasarkan sebagai pesawat yang dirancang untuk pemadam kebakaran, pencarian dan penyelamatan, patroli maritim, kargo, dan transportasi penumpang, memiliki kapasitas 12 ton (12.000 liter, 3.170 US galon) air, atau sampai dengan 72 penumpang.

Indonesia sebagai negara maritim tentu sangat terbantu dengan teknologi ini terutama untuk membuka daerah-daerah terisolir yang selama ini masih minim jalan darat, pelabuhan dan penyeberangan. Sebagai Pesawat, tentu saja pesawat amphibi ini memiliki kecepatan perjalanan layaknya pesawat pada umumnya. Namun sebagai Amphibi, pesawat ini memiliki keleluasaan mendarat di perairan dimana saja dia mau sepanjang informasi mengenai perairan tersebut diketahui. Misalnya tentang kedalaman, keberadaan batu atau karang, dan beberapa hal lainnya. Tapi secara umum peluang untuk mendarat di banyak tempat di Indonesia sangat besar. Kecepatan di perairan juga cukup mengagumkan yaitu sekitar 500 km/jam. Cukup cepat sebagai sebuah kendaraana air.


Aircraft Performance 
Maximum take-off weight, kg
37200
Maximum amount of water, kg
12000
Type of engines
    - take-off power, kgf
    - cruise power, kgf
D-436TP
2x7500
2x1500
Maximum flight altitude, m
8000
Maximum cruise speed, km/h
710
Economy cruise speed, km/h
600
Lift-off speed, km/h
220
Landing speed, km/h
185
Approach speed, km/h
200
Technical range with fuel reserve, km
3850
Average fuel consumption per 1 flight hour, kg/h
1500
Take-off distance (water/land), m
1000/700
Landing distance (water/land), m
1300/1050
Aquaplanning during water scooping, km/h
160-190
Water scooping time, s
14
Seaworthiness, sea state
up to 3
Wave height, m
up to 1.2
Water reservoir depth during operations
deeper than 2.0

Kemampuan
Kecepatan maksimum : 700 km / h (435 mph)
Cruise speed : 560 km / h (348 mph)
Ekonomi kecepatan: 550 km / h (342 mph)
Landing speed: 200 km / h (124 mph)
Lepas landas kecepatan: 220 km / h (137 mph)
Minimum kecepatan (Flaps 38 °): 157 km / h (98 mph)
Rentang : 2.100 km (1.305 mil)
Ferry range (Satu Jam Cadangan): 3.300 km (2.051 mil)
Layanan langit-langit : 8.000 m (26.246 ft)
Tingkat panjat : 13 m / s (2.600 ft / min) (At Sea Level dan MTOW - Flaps 20 °)
Tingkat panjat: 17 m / s (3.350 ft / min) (At Sea Level dan MTOW - Flaps 0 °)
Avionik[sunting | sunting sumber]
ARIA 200-M terintegrasi avionik sistem./jb




Sumber:
http://www.beriev.com/eng/Be-200_e/Be-200_e.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Beriev_Be-200
http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/01/kenali-teknologi-tinggi-pesawat-amfibi-milik-rusia
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :