Virus otak penghambat bisnis

Grafik perkembangan bisnis (Ilustrasi)
Anda menjalankan atau mengelola bisnis? Jauhi beberapa hal yang seringkali menjadi kendala dalam mencapai kesuksesan dalam menjalankan bisnis. Karena kadang kegagalan bisnis bersumber dari pola berpikir yang menghambat kemajuan bisnis itu sendiri. Bagi anda yang ingin berbisnis tetapi memiliki pola berpikir yang buruk maka jangan heran kalau bisnis anda tidak berkembang. Untuk itu mulai sekarang kenalilah pemikiran yang bisa mematahkan bisnis. Berikut ini beberapa virus otak yang menghambat bisnis.
  1. Tidak ingin dianggap gila. hanya karena bermimpi untuk membuat bisnis yang unik dan berbeda tidak lantas menjadikan anda gila. Namun banyak orang yang sanksi melihat sesuatu yang baru dan menganggapnya gila. menghadapi hal tersebut sebaiknya anda meneruskan keyakinan anda dalam berbisnis jika percaya bahwa hal yang ditekuni adalah sesuatu yang baik. Suatu saat nanti bisa terjadi orang-orang yang menertawakan anda akan berbalik mengagumi.
  2. Takut gagal. Tanyakan pada diri anda sendiri, jika takut gagal mengapa anda berbisnis? Seseorang yang memutuskan untuk berbisnis, pastilah ada kalanya mengalami kegagalan. Namun inilah yang membuat seseorang berusaha keras untuk mengantisipasi kegagalan. Pooin pentingnya adalah bukan tentang merenungi kegagalan, melainkan mencari solusi agar bangkit dan tetap bertahan. Anda tidak perlu mengkhawatirkan kegagalan karena kebangkitan dari kegagalan akan membuat bisnis menjadi lebih tangguh.
  3. Tidak punya modal. Ini alasan klasik. minimnya modal kerap dituding sebagai faktor penghambat bisnis. Padahal umum diketahui bahwa sebuah bisnis tidak selalu berawal dari modal dana yang besar. Modal yang sesungguhnya adalah dalam diri sendiri. Asalkan memiliki ide dan kreasi, kembangkan sedikit demi sedikit. Untuk mendapatkan dana, anda bisa mengajukan kredit dengan bunga yang rasional di bank atau mencari sumber lain.
  4. Tidak mau keluar dari zona nyaman. menjadi pegawai atau karyawan kerap dipandang sebagai zona nyaman. Seseorang hanya mengerjakan tugas sebagaimana yang menjadi kewajibannya pada perusahaan dan pemasukan akan datang setiap bulan. Namun, menjadi seorang wirausaha berbeda, anda perlu siap dengan resiko untung besar dan rugi besar dalam waktu berdekatan. Inilah yang disebut zona tidak nyaman. Namun bila anda memutuskan niat menjadi pengusaha, anda pun perlu siap dengan resiko tersebut. Bila tidak siap sebaiknya pertimbangkan ulang keinginan menjadi pengusaha. Keluar dari zona nyaman memang membutuhkan nyali tinggi.
  5. Merasa sok tahu. Hindari merasa nyaman dan puas dengan usaha yang telah diupayakan selama ini. Teruslah mempelajari hal baru, memperdalam pengetahuan dan jangan berhenti berkreasi. Menjadi seorang wirausaha berarti seseorang akan tewrus belajar sepanjang hidupnya. 

Bila ingin bisnis hindarilah menunda-nunda waktu. Waktu menjadi sesuatu yang sangat berharga dalam berbisnis. Anda pun perlu mengefektifkan waktu agar produktifitas terus meningkat.

sumber: klasika kompas
gambar:http://bisnisberjangka.com/pola-grafik/
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :