Capaian JP Qaryah Thayyibah di Salatiga

Salatiga, Caping. Jamaah Produksi yang di canangkan SPPQT mulai menampakkan hasil. Kelompok-kelompok Jamaah Produksi Qaryah Thayyibah Kota Salatiga menunjukkan hasil sebagaimana pantauan Caping Sabtu, 27/12. Caping mengikuti Nurul mengunjungi beberapa kelompok jamaah produksi memonitoring beberapa kelompok. Diantaranya adalah JP Mandiri di TIngkir Tengah, JP Wiroyudan Tingkir Tengah, dan JP Tritir Mentes di Sidorejo Kidul.

Ketua JP Mandiri, Nurhadi, menjelaskan bahwa saat ini sudah ada sekitar 4000 polybag ditanami jahe merah. Jahe sudah mulai tumbuh dan ditunjukkan kepada Nurul. Tanaman jahe ini sudah agak tinggi sekitar 5-8 daun. "Semua saya belanjakan untuk membuat pagar bambu, beli bibit jahe, polybag, dan beberapa kebutuhan lainnya." Kata Nurhadi

Selain itu keberadaan kelompok Jamaah produksi menanam jahe dalam polybag ini menginspirasi warga lain untuk melakukan hal serupa. "Warga sudah mengikuti langkah ini dan memanfaatkan halamannya untuk ditanami jahe dalam polybag," Kata Nurhadi melanjutkan penjelasannya.

Capaian lain dilihat dari Kelompok Jamaah Produksi Wiroyudo, Tingkir Tengah. Kelompok yang diketuai Ibu Siti ini memulai usaha produksi dengan memelihara kelinci. "Sudah ada 60 ekor anakan kelinci sejak kami mulai 2 bulan lalu. Kini anak kelinci tersebut dibagi ke anggota kelompok agar yang memelihara semakin banyak," Katanya.

Kelompok ini memelihara kelinci jenis rex, flam, dan beberapa jenis lainnya. "Tadi didatangi pedagang kelinci, tapi saya katakan bahwa kelincinya dibagiken ke kelompok dulu agar yang beternak semakin banyak." katanya.

Sedangkan kelompok Tritis Mentes memulai usaha jamaah produksi dengan memelihara jamur serta bebek. Jamur diletakkan di kombing jamur. Saat ini jamur sudah saatnya mengiris beklognya agar keluar jamurnya. Beberapa beklog nampak mulai mengeluarkan bintik-bintik jamur kuping walau ada satu dua yang mulai mewujud jamur kuping.

Usaha pertama dari kelompok Jamaah Produksi ini adalah Beternak bebek. Tetapi ketika Nurul datang, bebeknya sudah dijual sehingga yang tertinggal di kandang hanya sekitar 30 3kor. "Bebeknya baru saja dijual untuk digantikan yang baru, yang tersisa itu adalah yang terlihat kecil sehingga harus dipelihara dulu beberapa saat untuk dijual," Kata Hidayah, pengurus kelompok Jamaah Produksi Tritis Mentes.

Menurut Nurul Munawaroh dijelaskan bahwa selain kelompok yang dikunjungi ini ada kelompok Jamaah Produksi lain yang sudah menampakkan hasilnya. Diantaranya di Desa Pulutan dengan Kolam lele nya, Kauman Kidul dengan usaha sayuran dan ternak kambing, Kalibening dengan Jamur Tiramnya, Tingkir Lor dengan olahan ikan nya, dan beberapa usaha lainnya./jb
Ketua JP mandiri dan hamparan Jahe merahnya


Banner Jamaah Produksi Mandiri

Jamur kuping menyembul dari beklog

Banner Jamaah Produksi Tritis Mentes

Jamaah Produksi Wiroyudo dan kandang kelincinya

Urin kelinci dikumpukan di drigen

Sebagian kelinci Wiroyudo

Banner Jamaah Produksi Wiroyudo

Pemanfaatan pekarangan ditanamai jahe merah
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :