OPTIMALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN

Suasana pelatihan
Boyolali, Caping- Sabtu (29/11), Kelompok Perempuan mengadakan pelatihan tentang pemanfaatan pekarangan selama dua hari yaitu Kamis dan jum'at, 27-28 November 2014 di Hotel Puri Merbabu Asri Boyolali. Acara ini diikuti sekitar 40 orang yang berdominan ibu-ibu dari berbagai anggota kelompok perempuan yaitu dari Kabupaten Boyolali, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga dan Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayibah (SPPQT) Salatiga. Acara ini bertujuan untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan pekarangan untuk kegiatan produktif untuk membantu memenuhi gizi dan menjaga kesehatan keluarga.
Acara ini dimulai pada Kamis (27/11), Acara pada hari itu meliputi: Pembukaan pukul 16.00 WIB oleh Ka. BKP Prov. Jateng dan disusul dengan materi Pengolahan Hasil Pekarangan dan Praktek Pengolahan Pangan berbahan Tepung-tepungan yang disampaikan oleh Sri Budi Wahjuningsih dari Universitas Semarang. Beliau juga membawa hasil dari praktek pengolahan pekarangan oleh mahasiswa Universitas Semarang seperti; kue dari umbi-umbian, kripik, kukis, dan lainya.
Ilustrasi pemanfaatan lahan pekarangan
Pada hari Jum'at (28/11), acara dimulai pukul 08.00-12.00 WIB meliputi; Penyusunan Menu Beragam Bergizi dan Seimbang (B2SA) yang disampaikan oleh Maulana Hasanudin dari Dinas Kesehatan Prov. Jateng. Selanjutnya materi tentang Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Dalam Mendukung Kedaulatan Pangan di Jawa Tengah oleh Partomo dari BPPKP Kabupaten Boyolali. Materi yang tetakhir yaitu Pemasaran Hasil Pertanian dari Kelompok Tani Aspakusa Makmur Teras Boyolali oleh Pujiati dengan didampingi oleh Ningsih.
Dalam acara selama dua hari ini, ada satu materi yang tidak tersampaikan kepada para peserta, yaitu tentang Kebijakan Kedaulatan Pangan di Jawa Tengah oleh Bappeda Prov. Jateng. Hal ini tidak mengurangi rasa semangat dan aktif pada diri peserta yang hadir dalam acara ini. Hal itu dapat dilihat dari keaktifan para peserta dalam bertanya dan sharing keluhan dan hasil pertanian mereka.
Dari pemaparan teori-teori yang disampaikan oleh para nara sumber, saya sendiri sebagai peserta bertekad untuk memanfaatkan pekarangan sekitar lingkungan rumah untuk memenuhi kebutuhan  gizi yang seimbang dan aman untuk kesehatan keluarga. /SP
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :