REVOLUSI PEMUDA



Ilustrasi dari www.anehira.com
Salatiga Caping, (Minggu,26/10/14). “Kalian pemuda, kalau kalian tidak punya keberanian, sama saja dengan ternak karena fungsi hidupnya hanya beternak diri” Pramudya Ananta Tour.

Revolusi merupakan usaha untuk berubah dalam hal sosial, budaya kebiasaan revolusi merupakan suatu usaha menuju perubahan menuju kemaslahatan rakyat yang ditunjang oleh beragam faktor, 

Sejarah mencatat bahwa pemuda merupakan inisiator banyak peristiwa penting yang menentukan nasib bangsa Indonesia. Pergerakan Budi Utomo (1908), Sumpah Pemuda (1928), proklamasi kemerdekaan (1945), sampai dengan pergerakan mahasiswa untuk reformasi (1998) adalah deretan peristiwa penting yang digawangi oleh pemuda. Sampai-sampai Bung Karno mengucapkan, "Beri Aku 10 Pemuda, Akan Kuguncang Dunia."Dikutip Revolusi Mental Liputan6.com  (Minggu, 26/10).

Menurut Goenawan Muhammad dalam tulisannya yang bertajuk Origami “kata “revolusi” membawa imaji melodramatik, pertentangan penuh gairah dan gundah, yang sering mengharukan tapi juga melenceng. Monumen yang banyak dibangun di Indonesia prajurit bersenjata, pemuda membawa bambu runcing membayangkan kekerasan sebagai bagian esensial dalam “Revolusi” itu, meskipun di bulan Agustus 1945 itu tak ada pertempuran apa pun. Yang sering dilupakan, bahkan sebuah revolusi yang eksplosif datang dari perubahan-perubahan yang tidak heboh: politik mikro. Tak semuanya menarik, ganjil, atau heroik.”

Perubahan sosial pemuda banyak membawa dalam dunia konsumerisme dalam lingkungan kapitalisme seperti konsumsi alat  Komunikasi (HP) yang sangat membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari yang mampu membawa dampak negative maupun positif.

Dari sini perubahan pemuda untuk memulai melakukan perubahan yang bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat harus dimulai dari diri sendiri dengan cara-cara yang sangat sederhana seperti memulai menulis apa saja yang terjadi dalam lingkungan kemasyarakat, karena perubahan itu tidaklah harus menunggu waktu untuk sampai pada saatnya dan hanya cukup untuk dimulai dari diri sendiri dan hal-hal kecil. (Gs/Caping)







SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :