TAHUN BARU KELABU


suram-suram semburat layu menutup cahaya,
melepas senja dengan rintik-rintik tak berdawai,
mengalunkan melody yang semula tak sanggup dirasa,
gurat tawa tak dapat dipungkiri hadir dalam tiap episode cerita,
aku dan mereka merangkai cerita diatas jabat tangan sebelum melambaikan perpisahan,

senjaku lenyap,
berganti temaram malam yang sunyi senyap,
tawa-tawa kami telah terkunci dalam kenangan,
sekejap waktu mengantarkan kami dalam kebersamaan,
namun, hanya samar-samar dalam nyata yang lekas menjadi bayangan,

kala itu waktu menuntun ku ke ujung jalan, memperlihatkan setumpuk catatan perjalanan,
menghias pilu dengan perpisahan,
menanti esok dengan lembaran-lembaran baru,
harus menorehkan pelangi mengawali hidup yang berarti,
hari-hari dengan langkah yang harus kujalani,
menginjak esok yang belum tahu pasti

sayup-sayup panggilan tuhan dari rumah-rumah peribadahan menggema ria,
bersautan dan ramai ku dendang dalam hati,
malam ku sambut dengan pergantian tahun yang lekas beranjak tiba,
entah ada warna apa dilangit malam nanti,
entah pula dengan sepi atau bersama,
entah dengan suka atau luka,
terasa berat malam ini, meski di luar sana berpesta ria,
tapi malam ku sunyi tak berarti,
hanya kelabu dan dirundung pilu,
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :