RAKERPIM (Rapat Kerja Pimpinan)


Magelang (9-10/1) Caping RAKERPIM yang di adakan di Desa Sengi kec.Dukun kab.Magelang menjadi agenda awal tahun bagi SPPQT untuk mengevaluasi selama satu tahun masa kerja 2012 kemarin. Dengan tema “mewujudkan kemandirian ekonomi petani melalui pembangunan gardu tani paguyuban (GTP)” petani diharapkan lebih bisa memanfaatkan wadah koperasi untuk memberi kemudahan dalam hal ekonomi mereka.
Dalam rapat yang berlangsung sejak siang hari hingga malam hari, banyak peserta mengikuti jalannya evaluasi. Dan diantara mereka ada perwakilan dari Dewan Perwakilan Petani (DPP), Dewan Pelaksana Serikat (DPS), Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO), para pimpinan paguyuban, organisasi tani kawasan, dan para pimpinan lembaga otonom, termasuk ketua LSDP-QT.
Evaluasi yang mengagendakan tentang penjelasan laporan-laporan kegiatan pada tahun 2012. jalannya sidang evaluasi adalah Bapak Mujab dan sekretaris Ibu Harsun.
Pembahasan dalam evaluasi yang berjalan cukup menyingkat waktu berisi tentang beberapa perubahan dalam hal TATA TERTIB RAKERPIM. Diantara perubahannya mengenai PESERTA RAKERPIM yaitu Dewan Perwakilan Petani.
Di sela-sela evaluasi berjalan, banyak dari sebagian anggota memberikan kritik dan saran kepada pimpinan-pimpinan mengenai kinerja mereka selama ini. tidak hanya para anggota saja yang mengeluarkan suaranya, tapi juga ada perwakilan dari DPO seperti Bapak Raymond. Beliau menilai bahwa cara kerja dari para petinggi SPPQT  belum ada keterbukaan dan kurang berkomuniksi dengan  anggota yang lain. Dan beliau menambahkan, bahwa organisasi ini harus bisa lebih mandiri, jujur, dan bertanggungjawab ketika berkiprah kepada masyarakat tani.
Tujuan di adakannya kegiatan ini agar semua anggota mengetahui bagaimana kondisi kerja mereka (para pimpinan).
Usai acara demi acara dilalul, bisa disimpulkan bahwa dengan adanya evaluasi yang telah dilaksanakan, bisa memberikan semangat untuk wujudkan masyarakat tani yang kuat sejahtera, berdaya serta saling budayakan jujur dan terbuka.
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :