PENATAAN P ROGRAM KOMISI EKONOMI DAN PERTANIAN TAHUN 2013


 
Magelang Caping (10/1) Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah (SPPQT) mengadakan sidang Komisi yang beragendakan penataan program baru 2013. Di dalam Organisasi ini memiliki enam Komisi. Dan dari salah satu Komisi tersebut, ada yang namanya Komisi Ekonomi dan Pertanian. Kegiatan ini di adakan di Magelang.
Dalam penataan program baru, seluruh jajaran Komisi tidak berkumpul menjadi satu melainkan, dibentuk kelompok diskusi. Adapun diskusi yang dilakukan Komisi Ekonomi dan Pertanian adalah membuat beberpa perubahan  dari RENCANA AWAL PROGRAM. Diantara perubahannya yaitu :
Ø Pertanian padi dan palawija  
·         Workshop penataan padi dan palawija (yang menjadi pembahasan utama dalam workshop adalah palawija).
·         Assistensi penataan padi dan palawija
·         Penataan pasar padi dan palawija

Ø Pertanian hortikultura
·         Workshop penataan hortikultura
·         Assistensi penataan produksi  hortikultura
·         Penataan pasar hortikultura
·         Pendidikan penyadaran ekonomi yang berkeadilan
·         Asssistensi dan penataan ekonomi petani penggarap

Ø Pengembangan ekonomi petani penggarap
·         Pendidikan penyadaran ekonomi yang berkeadilan
·         Asssistensi dan penataan ekonomi petani penggarap
·         Workshop model ekonomi petani penggarap
·         Pengembangan/dukungan ekonomi tani penggarap
·         Pengembangan ternak untuk petani penggarap

Ø  Pengembangan dan penguatan GTP
·         Workshop pengembangan GTP
·         Assistensi penataan GTP
·         Pengorganisasian produksi
·         Pengembangan jaringan
      Rapat yang dilaksanakan secara singkat ini, dipimpin oleh Bapak Arif . Dan ketua Komisinya adalah Bapak Muhtarom.
Di sela-sela pembahasan, setiap anggota diperbolehkan untuk memberikan usulan-usulan demi terwujudnya program. Ada beberapa usulan yang telah dikemukakan para anggota diantara lain :
Ø  diwajibkan  adanya iuran untuk setiap anggota paguyuban,
Ø  memberikan  pendidikan penyadaran ekonomi yang berkeadilan,
Ø  membantu ekonomi para petani dengan melakukan jamaah produksi,
Ø  dan kata “buruh” tani diganti menjadi “penggarap” tani. Karena jika memakai nama      istilah “buruh”, petani hanya mendapatkan upah.  Dan sedangkan  apabila diubah menjadi “penggarap”, petani dapat memiliki hasil dari lahan yang mereka kerjakan.
Rapat ini di adakan  karena untuk membantu perekonomian petani dengan melalui jamaah produksi.
Dengan terciptanya jamaah produksi bagi petani, diharapkan petani dapat menyongsong masa depan yang membuat perubahan-perubahan untuk kaum mereka sendiri (para petani).

SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :